Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Paredes Terlibat Kericuhan Usai Argentina Kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Laga final berlangsung ketat dengan minim peluang. Spanyol memastikan kemenangan lewat gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu setelah kedua tim bermain tanpa gol selama 90 menit.

Laga final berlangsung ketat dengan minim peluang. Spanyol memastikan kemenangan lewat gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu setelah kedua tim bermain tanpa gol selama 90 menit.

RESPONSIVE.KALBAR.COM,JAKARTA –Gelandang Argentina, Leandro Paredes, terlibat kericuhan setelah timnya kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, Amerika Serikat, Minggu, 19 Juli 2026 waktu setempat. Insiden terjadi sesaat setelah peluit panjang dibunyikan ketika para pemain Spanyol merayakan keberhasilan mereka menjadi juara dunia.

Sejumlah laporan media internasional menyebut Paredes terlibat adu dorong dengan beberapa pemain Spanyol, termasuk Eric Garcia dan Gavi. Keributan sempat melibatkan pemain dari kedua tim sebelum akhirnya dilerai oleh ofisial dan aparat keamanan di lapangan. Paredes dilaporkan menerima kartu merah setelah pertandingan berakhir akibat keterlibatannya dalam insiden tersebut.

Laga final berlangsung ketat dengan minim peluang. Spanyol memastikan kemenangan lewat gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu setelah kedua tim bermain tanpa gol selama 90 menit. Berdasarkan data Opta, babak pertama hanya menghasilkan tiga percobaan tembakan, jumlah paling sedikit dalam sejarah final Piala Dunia sejak pencatatan statistik dimulai pada 1966. Argentina juga tidak mencatatkan satu pun tembakan sepanjang babak pertama.

Sebelum mencapai final, Spanyol menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0 pada semifinal. Sementara Argentina melaju ke partai puncak setelah mengalahkan Inggris 2-1.

Kemenangan ini mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua dalam sejarah mereka. Namun, selebrasi juara sempat diwarnai kericuhan di lapangan yang menjadi penutup kurang menyenangkan bagi laga final tersebut*(*)**

 

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *