RESPONSIVEKALBAR.COM,MADURA-Musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, Madura, Minggu (2/8) membuat satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak sempat terpisah. Sang ayah nekat menerjang bahaya melompat ke laut sambil memeluk erat anak bungsunya yang baru berusia 2 tahun, sedangkan sang ibu mendekap erat anak pertama mereka.
Mereka bertiga dievakuasi dalam kapal penolong yang berbeda. Balita itu dievakuasi Senin (3/8) dini hari bersama ayahnya dan langsung dibawa ke RS PHC Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis.
Kini, setelah kebakaran kapal yang mencekam, keluarga kecil itu bisa berkumpul lagi. Direktur RS PHC Surabaya,Dr Rony Kurniawan . ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐. ๐บ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐.
Pihak rumah sakit sempat menerima video momen emosional saat ibu dan anak itu akhirnya bisa bertemu kembali di ruang perawatan. Kehadiran sang ibu menjadi obat penenang utama bagi sang balita usai melewati insiden yang mencekam.
Terkait kondisi kesehatan sang ayah, dr Rony memastikan bahwa kondisinya saat ini stabil. Demikian juga anaknya yang juga menunjukkan kondisi yang semakin baik meski masih memerlukan perawatan medis intensif.(*)
Sumber : di kutip kabar indonesia terkiniย






