Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Hampir Dua Tahun Bergulir, Penanganan Dugaan Korupsi Food Estate Teluk Keluang Dipertanyakan Publik

Lambannya perkembangan penanganan perkara tersebut memicu berbagai pertanyaan. Masyarakat berharap Polda Kalbar memberikan kepastian hukum.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kepastian hukum atas perkara yang menyangkut penggunaan anggaran publik.

RESPONSIVE.KALBAR.COM,PONTIANAK-Penanganan kasus dugaan korupsi proyek Food Estate Teluk Keluang di Kabupaten Ketapang kembali menjadi sorotan. Hampir dua tahun sejak penyelidikan mencuat, publik mempertanyakan sejauh mana perkembangan penanganan perkara yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan proyek pada masa pemerintahan mantan Bupati Ketapang, Martin Rantan.

Sejumlah pihak menilai hingga kini belum ada penjelasan terbuka mengenai perkembangan penyelidikan yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kepastian hukum atas perkara yang menyangkut penggunaan anggaran publik.

Informasi yang dihimpun redaksi menunjukkan, penyelidikan proyek Food Estate Teluk Keluang telah berlangsung sejak pemeriksaan terhadap sejumlah pihak pada 2024. Namun, hingga memasuki 2025, belum terdapat penjelasan resmi kepada publik mengenai hasil penyelidikan, apakah perkara telah ditingkatkan ke tahap penyidikan, dihentikan, atau masih dalam proses pendalaman.

Lambannya perkembangan penanganan perkara tersebut memicu berbagai pertanyaan. Masyarakat berharap Polda Kalbar memberikan kepastian hukum sekaligus menyampaikan perkembangan perkara secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.

Redaksi telah berupaya memperoleh konfirmasi dari Polda Kalimantan Barat terkait perkembangan penanganan dugaan korupsi proyek Food Estate Teluk Keluang. Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi mengenai status terbaru perkara tersebut.

CATATAN REDAKSI:Pembangun Proyek Food Estate Teluk Keluang ini di masa Pandemik covit 19 dimana di tahun 2019 hingga 2020 “Kabupaten ketapang masih dilanda covit 19.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab bagi Polda Kalbar maupun pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini. Apabila terdapat penjelasan resmi atau perkembangan baru, berita ini akan diperbarui sesuai fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *