Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Tajuk Kalimantan Lestari Ajak Warga Peringati Hari Lingkungan Hidup dan Hari Hujan Sedunia Lewat Aksi Pelestarian Mangrove di Sungai Jawi

ResponsiveKalbar.com

Ketapang”

Sungai Jawi, 22 Juni 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Hujan Sedunia, Pemerintah Desa Sungai Jawi menggelar kegiatan pelestarian lingkungan dengan fokus pada perlindungan hutan mangrove. Kegiatan ini berlangsung meriah dan sarat edukasi, serta dihadiri oleh sejumlah organisasi dan instansi yang peduli terhadap isu lingkungan hidup.

Tercatat hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Yayasan Palung, Organisasi Tajuk Kalimantan Lestari, PERKIMLH, PLN, Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Sungai Jawi, serta Pemerintah Desa Sungai Jawi sendiri sebagai tuan rumah.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sungai Jawi, Muhammad Syafi’i mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan mangrove yang menjadi bagian penting dari ekosistem wilayah pesisir.”

Masyarakat sungai jawi melakukan penanaman untuk melakukan pelestarian alam

Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan perusakan terhadap hutan mangrove. Mari kita rawat bersama-sama, karena mangrove bukan hanya tanaman biasa—ia adalah benteng alam dari abrasi, penyaring air, hingga sumber penghidupan bagi banyak warga,” tegas Kepala Desa.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan hasil mangrove secara berkelanjutan, agar ekosistem tetap terjaga tanpa menghilangkan manfaat ekonominya bagi masyarakat sekitar.

Mangrove, jelas Syafi’i, memiliki berbagai fungsi penting: sebagai pelindung pantai dari abrasi dan gelombang besar, penyaring alami terhadap limbah dan polusi air, serta sebagai habitat bagi berbagai spesies laut yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat pesisir.

Masyarakat sungai jawi bergotong-royong membersihkan sampah di pantai sungai jawi

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak-pihak terkait dalam membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan, khususnya dalam menjaga dan memanfaatkan hutan mangrove secara bijak.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *