Dalam rangka menyebarkan kebahagiaan dan berbagi berkah di bulan Ramadan, sejumlah wartawan Kabupaten Ketapang membagikan paket takjil kepada pengguna jalan, Sabtu (15/3/2025) sore.
Kegiatan yang digelar di Bundaran Taman Kedondong, Kota Ketapang ini, menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi dan kepedulian sosial.
Kegiatan ini menyasar para pengguna jalan, termasuk pengendara motor, mobil hingga pejalan kaki yang melintas di sekitar lokasi. Sebayak 1.500 paket takjil dibagikan dalam waktu 40 menit.
Koordinator wartawan berbagi berkah Ramadan, Rohandi mengatakan, kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama tim yang solid. Adapun sumber dana untuk kegiatan ini berasal dari iuran dari para wartawan serta sumbangan dari berbagai pihak yang peduli terhadap kegiatan sosial.
Foto istimewah kegiatan Wartawan Ketapang dan Polres Ketapang serta anggota PWI Ketapang,berlansung di jalan kedondong bagikan ribuan takjil (foto di ambil timred wartawan Ketapang )
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dan berkah Ramadan kepada sesama. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meringankan beban mereka yang sedang dalam perjalanan, terutama saat menjelang waktu berbuka puasa,” ujar Andi.
Antusiasme masyarakat terlihat saat pembagian takjil berlangsung. Banyak pengendara yang berhenti sejenak untuk menerima paket takjil, sambil mengucapkan terima kasih dan doa kebaikan.
“Kamu juga mengucapkan terimakasih kepada para donatur, dan pihak kepolisian yang mengawal arus lalu lintas. Juga kepada pak Kapolres yang turut ikut serta bersama kami. Juga kepada anggota dewan. Kegiatan sosial yang positif seperti ini akan kami gelar secara rutin,” ucapnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi penuh dari Kapolres Ketapang AKBP Setiadi yang turut serta membagikan takjil kepada masyarakat. Ia turut mengucapkan terimakasih kepada para wartawan yang mengajaknya ikut serta dalam kegiatan tersebut.
“Ini sangat kami apresiasi dan pengalaman yang luar biasa bagi saya karena dapat bersama dengan rekan-rekan semua berbagi keberkahan, semoga ini terus berlanjut,” ujarnya.
Kapolres berharap,dengan semangat berbagi yang tinggi,kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam aksi-aksi sosial lainnya, terutama di bulan penuh berkah seperti Ramadan.
Dalam kegiatan ini diantaranya Wartawan,anggota PWI Kalbar, di Ketapang ,dan wartawan dari media Suara Ketapang, Medik TV, Kalbar online, TVRI Kalimantan Barat, Inside Pontianak, Antara Kalbar, Suara Kalbar, Raden media,Borneo tribun, Sorot 10, Intensnews, Jejaring Kalbar, Poskalbar, Khatulistiwa times, Sanggar Photografy, Colourfull Photografy.(Bm/Ad)
warga desa Kalinilam kecamatan Delta Pawan mengaku jadi korban sindikat jual beli mobil bodong, surat asli tapi palsu (aspal). Pelakunya diduga kelompok Debt Colektor. Akibatnya, korban alami kerugian sebesar Rp 200 juta.
Ditengah bergulirnya penyidikan, masyarakat Ketapang menaruh perhatian besar terhadap penanganan kasus ini. Publik berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas dugaan penyimpangan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pihak-pihak yang memiliki posisi strategis dalam struktur kegiatan
Sejumlah pejabat penting daerah tercatat menduduki posisi strategis, mulai dari pembina, pengarah, hingga penanggung jawab utama. Keterlibatan mereka menandakan bahwa kegiatan ini berada dalam lingkup pengawasan langsung elite birokrasi.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Syaiful Hidayat menambahkan bahwa seluruh pekerja, baik formal maupun informal, menjadi prioritas untuk mendapatkan perlindungan.
perbedaan informasi antara pernyataan publik dengan data administrasi negara berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat, khususnya yang sedang berhadapan dengan persoalan agraria.
Kasus ini menjadi perhatian publik di Kabupaten Ketapang dan Kalimantan Barat secara umum. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas dugaan korupsi tersebut secara transparan dan profesional.