RESPONSIVE.KALBAR.COM,SAMBAS-Pembangunan Jembatan Merah Putih di Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, kini memasuki tahap akhir dengan progres pekerjaan mencapai sekitar 90 persen. Proyek infrastruktur yang menghubungkan wilayah Desa Semata itu digadang-gadang menjadi jalur penting untuk mempercepat mobilitas warga dan distribusi hasil ekonomi masyarakat.
Meski hampir rampung, perhatian di lapangan tidak hanya tertuju pada percepatan penyelesaian proyek, tetapi juga pada proses pengawasan yang ikut melibatkan aparat kewilayahan.
Babinsa Koramil 1208-07/Teluk Keramat, Kopda Wawan Mursalin, terlihat aktif melakukan pendampingan langsung di lokasi pembangunan. Kehadirannya disebut sebagai bagian dari upaya memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan tetap berada dalam koridor yang telah ditetapkan.
“Kami hadir untuk membantu memastikan proses pembangunan berjalan lancar serta memberikan dukungan di lapangan agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat bagi warga,” ujar Kopda Wawan di lokasi kegiatan, Selasa (30/06/2026).
Selain memantau progres pekerjaan, Babinsa juga melakukan komunikasi dengan pihak pelaksana proyek serta masyarakat sekitar. Pendekatan ini disebut penting untuk menjaga stabilitas situasi di lapangan selama proses pembangunan berlangsung.
Namun di tengah capaian progres yang diklaim telah mencapai 90 persen, belum ada penjelasan rinci mengenai target penyelesaian akhir proyek, termasuk potensi hambatan teknis maupun kesiapan infrastruktur pendukung setelah jembatan difungsikan.
Kehadiran Jembatan Merah Putih ini sebelumnya diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi wilayah, khususnya bagi masyarakat yang bergantung pada akses transportasi darat untuk distribusi hasil pertanian dan perdagangan lokal.
Dengan sisa pekerjaan yang tinggal sedikit, publik kini menunggu kepastian kapan jembatan tersebut benar-benar bisa digunakan, sekaligus memastikan bahwa proyek infrastruktur ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berfungsi optimal bagi masyarakat di Kecamatan Tangaran dan sekitarnya.*(tim)






