Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kuat dugaan Jaringan ASENG Terbongkar, Nama Kades Kampar Sebomban ISKIMO Jadi Direktur PT PKJ

Kepala Desa dan Direktur PT PKJ memicu keresahan warga Simpang Dua.”Kami minta semua persoalan yang menyangkut ASENG dibuka seterang-terangnya.

RESPONSIVE.KALBAR.COM,KETAPANG- Nama Kepala Desa Kampar Sebomban, Kristianus ISKIMO, kini menjadi pusat perhatian publik. Ia terindikasi terlibat langsung dalam rantai tambang bauksit milik Sudianto alias ASENG dengan menjabat sebagai Direktur PT Pang Kampar Jaya (PT PKJ).

Hasil investigasi tim Responsive Kalbar mengungkap, PT PKJ diduga kuat menjadi operator lapangan PT Barata Guna Perkasa (PT BGP). Kedua perusahaan tersebut, bersama PT Daya Mineral Alam (PT DMA), disebut sebagai penyuplai bauksit terbesar dalam skandal PT Quality Success Sejahtera (PT QSS) milik ASENG di Kabupaten Sanggau.Beroperasi di IUP yang Dibekukan.

Analisis koordinat lapangan tim Responsive Kalbar menemukan, lokasi tambang dan washing plant milik PT PKJ berada di dalam wilayah IUP-OP PT BGP, Kecamatan Simpang Dua.Padahal, izin usaha PT BGP sudah bermasalah sejak 2022. IUP Nomor 503/137/MINERBA/DPMPTSP-C.1/2018 yang terbit 5 Desember 2018 dicabut BKPM RI melalui SK Nomor 202204-01-95169 tanggal 5 April 2022.

Setelah sempat dipulihkan, izin kembali dibekukan oleh Ditjen Minerba Kementerian ESDM melalui Surat Nomor T-1533/MB.07/DJB.T/2025 tanggal 18 September 2025 akibat dugaan pelanggaran ketentuan perizinan.Meski demikian, aktivitas penambangan, pencucian, dan pengangkutan bauksit ke stockpile hingga TERSUS milik ASENG disebut terus berjalan sejak tahun 2020 hingga Juni 2026.

Deretan Pemegang Saham PT BGP
PT BGP didirikan berdasarkan Akta Nomor 99 tanggal 8 Agustus 2008, dengan perubahan terakhir Akta Nomor 57 tanggal 17 Oktober 2019. Pemegang saham perusahaan tercatat atas nama Wiranto, Sudianto alias ASENG, Alexs Muliadie Kusuma, Karna Brata Lesmana, dan Saifin.

Warga Minta Dibongkar Tuntas
Rangkap jabatan ISKIMO sebagai Kepala Desa dan Direktur PT PKJ memicu keresahan warga Simpang Dua.”Kami minta semua persoalan yang menyangkut ASENG dibuka seterang-terangnya. Mulai dari perizinan sampai sumber BBM yang digunakan. Ada dugaan kuat menggunakan BBM Black Market,” ujar salah seorang warga kepada tim Responsive Kalbar saat di lapangan.

Berdasarkan catatan investigasi, terdapat 8 titik tambang yang terafiliasi dengan ASENG. Enam titik berada di dalam koordinat PT BGP dan dua titik lainnya berada di koordinat PT DMA.Hingga rilis ini diterbitkan, tim Responsive Kalbar masih terus mengembangkan data dan informasi terkait skandal tambang bauksit jaringan ASENG. (Tim/ss/di)**

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *