Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Air Upas Dalam Teror Berkepanjangan 29 Rumah Dibakar, Narkoba Menggurita Di Mana Negara?

RESPONSIVE.KAL-BAR.COM- Kecamatan Air Upas kini seperti wilayah tanpa kepastian hukum. Sejak Juli 2025 hingga 23 Maret 2026, sedikitnya 29 rumah dan pondok warga dilaporkan hangus dibakar oleh pelaku misterius.

Ironisnya, hingga kini belum ada kejelasan siapa dalang di balik rentetan aksi teror tersebut.23/4/2026

Aksi pembakaran yang terjadi berulang kali ini bukan lagi sekadar kriminalitas biasa.

Polanya yang sistematis dan berkelanjutan memunculkan dugaan kuat adanya kelalaian, bahkan potensi pembiaran dalam penanganannya.
Warga hidup dalam tekanan psikologis yang berkepanjangan.

Malam hari bukan lagi waktu untuk beristirahat, melainkan momen paling mencekam. Rasa aman seolah hilang dari kehidupan masyarakat Air Upas.

“Setiap malam kami was-was. Tak tahu kapan giliran rumah kami jadi korban,” ungkap seorang warga dengan nada cemas.

Di tengah situasi yang belum terkendali, persoalan lain justru ikut memburuk. Peredaran dan penyalahgunaan narkoba dilaporkan semakin marak di wilayah ini.

Fenomena ini mempertegas bahwa krisis yang terjadi di Air Upas bukan tunggal, melainkan telah berkembang menjadi ancaman multidimensi.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius: apakah aparat benar-benar hadir di tengah masyarakat?
Sejumlah pihak menilai, lambannya pengungkapan kasus pembakaran dan lemahnya penindakan terhadap peredaran narkoba menjadi indikator bahwa penegakan hukum belum berjalan optimal.

Padahal, skala kejadian sudah masuk kategori darurat keamanan dan sosial.
Pengamat sosial menilai, jika situasi ini terus dibiarkan, maka bukan hanya kerugian materiil yang akan terus bertambah, tetapi juga rusaknya struktur sosial masyarakat hingga hilangnya kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Lebih jauh, generasi muda menjadi pihak paling rentan terdampak. Di satu sisi mereka hidup dalam trauma akibat teror, di sisi lain terpapar bahaya narkoba yang mengintai tanpa kontrol.
Desakan pun kian menguat.

Masyarakat meminta langkah tegas dan terukur, mulai dari pengungkapan pelaku pembakaran secara transparan hingga pemberantasan jaringan narkoba secara menyeluruh.

Publik kini menunggu: apakah negara akan hadir secara nyata, atau justru terus absen di tengah penderitaan warganya?

Sumber :vidio beredar FB dan sejumlah warga jadi korban 

Laporan: wartawan imvestigasi 

Editor     : timred 

 

 

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *