RESPONSIVE.KALBAR.COM,PONTIANAK-Sebuah video tiktok beerdar dalam group whatsap ini diduga memperlihatkan Praktik pemindahan bahan bakar minyak (BBM)subsidi dari mobil tangki distribusi Pertamina ke kendaraan industri menghebohkan media sosial di Kalimantan Barat.Rekaman berdurasi singkat itu memantik dugaan adanya pengalihan BBM bersubsidi untuk kepentingan industri.
Dalam video yang beredar pada Sabtu,23 Mei 2026,tampak mobil tangki merah putih bertuliskan Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin berhenti di lokasi yang belum diketahui.”Dari kendaraan itu,BBM dipindahkan menggunakan mesin sedot ke dua mobil tangki lain berwarna putih biru yang disebut-sebut milik perusahaan swasta.

Aktivitas itu dilakukan secara terbuka menggunakan selang dan pompa portabel yang dibawa sebuah mobil pikap.”Sejumlah nomor polisi kendaraan juga terlihat jelas dalam rekaman, di antaranya KB 9330 FP untuk mobil tangki merah putih,serta KB 8575 MN dan KB 8247 untuk dua mobil tangki penerima.
Publik kemudian mempertanyakan legalitas aktivitas tersebut. Sebab, bila BBM yang dipindahkan merupakan solar subsidi,maka pengalihan ke sektor industri berpotensi melanggar aturan distribusi energi bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor tertentu.
Hingga kini belum diketahui lokasi pasti kejadian maupun jenis BBM yang dipindahkan. Namun pelat kendaraan yang digunakan mengarah pada wilayah Kalimantan Barat.
Pihak Pertamina Patra Niaga mengaku telah melakukan penelusuran internal. Sales Area Manager Kalbar, Widhi Tri Adhi Hidayat, mengatakan pengecekan dilakukan bersama depo Pertamina di Siantan,Pontianak.

“Kami sedang cek dengan depo Pertamina Siantan.Kalau ada waktu pastinya akan lebih memudahkan pengecekan,” kata Widhi saat dikonfirmasi tim.
Ia menyebut proses pengumpulan informasi masih berlangsung untuk memastikan apakah aktivitas dalam video tersebut merupakan distribusi resmi atau bentuk penyimpangan.
Sampai Sabtu malam, belum ada penjelasan resmi dari Elnusa Petrofin maupun PT Putera Petro Borneo yang kendaraan tangkinya disebut muncul dalam video viral itu.
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di Kalimantan Barat. Dalam beberapa bulan terakhir, aparat penegak hukum dan pemerintah daerah berkali-kali menyoroti praktik penyelewengan solar subsidi yang diduga melibatkan distribusi ilegal hingga permainan kuota industri.
Di media sosial,warganet menyebut praktik semacam itu sebagai “mafia solar” yang merugikan negara dan menyebabkan distribusi BBM subsidi kerap langka di tingkat masyarakat.Sejumlah pengguna juga mendesak aparat penegak hukum turun tangan mengusut pihak-pihak yang terlibat.*(tim)**
Sumber :vidio tiktok beredar di gruop wahtsap wartawan kalbar




