Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan saluran drainase dari sampah, rumput liar, dan endapan tanah yang berpotensi menghambat aliran air. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya genangan yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab berbagai penyakit.
Sertu Sunaryo mengatakan, kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama ketika intensitas hujan mulai meningkat.
“Gotong royong ini merupakan upaya bersama untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Parit yang bersih akan memperlancar aliran air sehingga tidak terjadi genangan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab penyakit,” ujarnya.
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan harus terus ditingkatkan agar berbagai penyakit yang sering muncul saat musim hujan, seperti demam berdarah dan malaria, dapat dicegah sejak dini.

Poto istimewah koramil bersama warga sambas membersihkan parit untuk kesehahan warga sambas gerakan ini merupakan cerminkan kehidupan yang bersih membuat warga sehat.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat bergotong royong membersihkan parit dan lingkungan sekitar demi menciptakan kawasan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Salah seorang warga mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, juga mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat.
Melalui kegiatan gotong royong ini, Babinsa berharap budaya hidup bersih dan semangat kebersamaan dapat terus terpelihara di tengah masyarakat. Selain menciptakan lingkungan yang sehat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi serta kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah binaan.*(ss/kr/ so)**






