Responsivekalbar– Sejumkah warga dari dusun Senunuk, desa Agak, kecamatan Sebangki, kabupaten Landak, provinsi Kalimantan Barat, mendatangi kantor Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Satria Multi Sukses (SMS), Rabu (04/10/2023).
Warga menemui manajemen perusahaan karena angkutan Tandan Buah Segar (TBS) hingga tangkos yang biasa mereka lakukan diduga dihentikan sepihak oleh pihak perusahaan dan dialihkan kepada pihak lain.
Warga tidak terima dengan perlakukan perusahaan tersebut, terlebih mereka merupakan penduduk asli daerah setempat dan angkutan itu menjadi sumber pekerjaan untuk pemenuhan ekonomi mereka.
“Tujuan kami datang ke PT SMS hari ini mempertanyakan, karena kami dihilangkan pekerjaan,” kata perwakilan warga,Minor.
Dalam pertemuan ini masyarakat memberikan waktu 3 sampai 7 hari kepada pihak perusahaan untuk memperjelas pekerjaan mereka yang dihilangkan tersebut, jika tidak mereka akan mengambil langkah lebih tegas.
Ketua Koperasi PT SMS, Minu, juga menjelaskan, pertemuan yang dilakukan ini untuk mencari solusi, karena akibat dari persoalan warga, TBS di salah satu kebun dan kebun mitra tidak bisa diangkut sampai ada solusi dari perusahaan.
“Jadi pada pertemuan kali ini kita membahas pemagaran di pabrik,”ujarnya.
Sementara itu, PT SMS melalui Staff Legal, Andreas Lani, dikonfirmasi mengenai tuntutan warga tersebut belum memberikan tangapan. Redaksi media ini mengirim pesan pertanyaan melalui WhatsApp juga belum dibalas.
Pertemuan warga di PT SMS juga dikawal ketat aparat kepolisian dan TNI. Hal itu guna memastikan penyampaian aspirasi warga berjalan aman dan lancer. (TN)











