Transformasi Berita Era Digital

Kasus “Napak Tilas” Ketapang Memanas! Tiga Nama Dipanggil Kejati Kalbar, Dugaan Korupsi Dana CSR 2022–2024 Mulai Terkuak.

foto dukumen surat pemanggilan ketiga orang asn di ketapang untuk menghadiri penyidikan dugaan korupsi napak tilas dalam penggunaan anggaran csr

RESPONSIVEKABAR.COM,KETAPANG-Kembali Mencuat”kini “Ketapang kembali diguncang isu dugaan korupsi. Kali ini, penyidikan kasus kegiatan “Napak Tilas” yang menggunakan dana CSR tahun 2022 hingga 2024 resmi memasuki babak baru.

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat mulai memanggil sejumlah nama penting untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan surat resmi Kejati Kalbar tertanggal 16 April 2026, penyidik meminta bantuan kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ketapang agar menghadirkan tiga orang sebagai saksi dalam perkara dugaan penyalahgunaan dana kegiatan Napak Tilas.

Tiga nama yang dipanggil adalah Spn,Dhm,dan Tpa”Pemanggilan ini bukan tanpa alasan.Penyidik menduga ada kejanggalan dalam penggunaan dana CSR untuk kegiatan Napak Tilas di Kabupaten Ketapang selama tiga tahun terakhir.

Dugaan yang beredar, anggaran yang seharusnya dipakai untuk kegiatan sejarah dan kebudayaan justru diduga tidak sepenuhnya tepat sasaran.

Nama pertama, Ssn, dijadwalkan diperiksa pada Rabu, 22 April 2026 pukul 09.00 WIB. Pada hari yang sama, pukul 13.00 WIB, giliran . Htm, yang akan dimintai keterangan.

“Sementara sehari setelahnya, Kamis, 23 April 2026 pukul 09.00 WIB, penyidik akan memeriksa Tpa.Publik kini menunggu, apakah pemanggilan ini hanya pintu masuk, atau justru awal terbongkarnya aktor-aktor yang selama ini bermain di balik pengelolaan dana CSR tersebut.

Sejumlah kalangan menilai, jika benar terjadi penyimpangan, maka kasus ini bisa menjadi salah satu skandal terbesar di sektor pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Ketapang.

Terlebih, dana CSR seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan diduga dijadikan bancakan segelintir pihak.“Kalau memang ada penyalahgunaan, jangan berhenti di saksi.

Siapa pun yang terlibat harus dibuka terang-benderang,” ujar salah satu tokoh masyarakat di Ketapang.*

Kini sorotan mengarah ke siapa lagi yang akan dipanggil berikutnya. Apakah hanya tiga nama ini? Atau akan ada pejabat, mantan pejabat, hingga pihak perusahaan pemberi CSR yang ikut terseret?

Satu hal yang pasti, kasus “Napak Tilas” kini bukan lagi sekadar isu. Mesin penyidikan sudah bergerak, dan Ketapang sedang menunggu ledakan babak berikutnya(dn/sh/bs)***

Sumber :Berdasarkan surat pemanggilan yang di kirimkan kepada timinvestigasi khusus kalbar satu 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *