Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Banjir rendam delapan desa 3120.KK Rumah terendam banjir dan ada 9772 terdampak banjir BPBD Kalbar baru terima laporan

responsive Kalbar – BPBD Kalbar Daniel mengatakan bahwa banjir yang ada di kabupaten Ketapang ,sudah mengalami surut,berdasarkan laporan yang di terima pada 23neovember 2023,air sudah surut pada 24, kalau terjadi banjir susulan setelah tanggal 23,kami belum terima info dari pusda lapis Ketapang jika 24,25,26nevomber 2023 terjadi banjir, 27/11/2023.

Daniel menyampaikan bahwa respon semua pertanyaan reka” yang masih dalam perjalanan Singapore Jakarta dan saya tidak dapat stekmen kalau belum melihat data resmi,

Daniel menambahkan bahwa telah terjadi banjir di delapan desa di kecamatan Sandai diantaranya desa Sandai ,desa marjekak ,desa patai patah, desa randau jungkal ,desa marjeka,desa alam Pakuan ,desa istana, dan lain ,banjir ini di sebabkan meluapnya air sungai pawan di akibatkan intensitas curah hujan yang deras sehingga mengakibatkan delapan desa ini ini terendam banjir, ujar Danil dalam vidio rekaman yang berdurasi kurang lebih dua menit, tiga puluh tiga detik.data yang di terima dari pusat pengendalian BPBD Ketapang .

Selain itu juga di sampaikannya,”dari delapan desa yang terendam banjir ini ada,tigaribu seratus dua puluh KK(3120.kk) yang terendam rumah nya dan ada sembilan ribu tujuh ratus tujuh puluh dua (9772)yang terdampak,dan kami sampaikan juga di kecamatan tumbang Titi di dua desa yang terendam banjir diantara desa serengkah dan desa beringin yang terjadi pada Sabtu kemaren ,saat ini BPBD Ketapang sedang melakukan asesmem untuk melakukan pendataan jumlah pasilitas umum yang terdampak .

Himbauan kepada masyarakat yang terjadi banjir ini:

Agar tidak panik selamatkan dekumen keluarga masing- masing harus bersedia di epakkuasi oleh semua petugas baik itu BPBD ,TNI dan Polri , dan apabila banjir ini tidak bisa di kendalikan kami mendorong pemerintah daerah agar segera menetapkan status siaga agar cepat di tangani.

Sementara itu di kecamatan Sandai di salah satu desa banjir setinggi pinggang orang dewasa meremdan sejumlah tempat umum seperti sekolah dan perkantoran sudah tiga hari ,

Seorang warga kecamatan Sandai kabupaten Ketapang desa marjekak restu membutuhkan suplai atau ransum karena mengingat banjir sudah tiga hari namun belum ada bantuan dari pemerintah bahkan perusahaan terdekat, baik itu kecamatan dan desa belum ada mengirimkan bantuan,pintanya.

Eko mengatakan hal yang sama banjir di desa marjeka ini sudah tiga hari ,namun belum juga ada bantuan dari pihak manapun ,ketusnya (@#*#)

 

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *