Transformasi Berita Era Digital

Jakaria Desak Kejari Ketapang Buka Suara soal Dugaan Korupsi PT KEM

Jakaria, penegakan hukum saat ini terkesan tidak seimbang. Ia menilai kasus kecil seperti pencurian ayam dapat diproses dengan cepat hingga pelaku dijatuhi hukuman, sementara kasus korupsi justru berjalan lambat tanpa kejelasan.

RESPONSIVE.KALBAR.COM,KETAPAN-Seorang warga bernama Jakaria mendesak Kejaksaan Negeri Ketapang agar tidak bungkam terkait penanganan dugaan kasus korupsi yang melibatkan PT KEM di Ketapang.

Menurut Jakaria, penegakan hukum saat ini terkesan tidak seimbang. Ia menilai kasus kecil seperti pencurian ayam dapat diproses dengan cepat hingga pelaku dijatuhi hukuman, sementara kasus korupsi justru berjalan lambat tanpa kejelasan.

“Jangan sampai masyarakat melihat hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” ujarnya.

Ia juga meminta aparat penegak hukum lebih transparan dalam menyampaikan perkembangan kasus kepada publik.

Menurutnya, dugaan korupsi memiliki dampak besar terhadap keuangan negara dan kesejahteraan masyarakat, sehingga perlu penanganan yang serius dan tidak berlarut-larut.

Di Indonesia,penanganan kasus korupsi memang melibatkan proses panjang seperti audit kerugian negara dan pengumpulan alat bukti, yang biasanya ditangani oleh lembaga seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kejaksaan, maupun kepolisian.

Namun demikian, Jakaria menegaskan bahwa lamanya proses tidak boleh menjadi alasan untuk minimnya informasi kepada publik. Ia berharap Kejaksaan Negeri Ketapang segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Sementara Kasi intel Kajari Ketapang” Panter sinamnbela,tim wartawa menanyakan tentang kasus PT.Kem  Ketapang tidak pernah mau menjawab pertanyaan wartawan “ hanya di buka red saja

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejari Ketapang belum memberikan keterangan resmi terkait kasus yang dimaksud.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *