ResponsiveKalbar.com
Ketapang”
Desa Sungai Jawi, Kecamatan Matan Hilir Selatan, terus meneguhkan diri sebagai desa percontohan dalam pengembangan peternakan rakyat. Salah satu langkah strategisnya adalah pelatihan pembuatan pakan ternak silase, yang digelar pada Kamis pagi (19/6) dan diikuti antusias oleh para peternak setempat.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) MHS ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (DISTANAKBUN), Bapak Pius, yang menjelaskan secara rinci proses dan manfaat penggunaan silase bagi efisiensi pakan dan pertumbuhan ternak.
Kepala Desa Sungai Jawi, Muhammad Syafi’i, dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas peternak. “Pelatihan ini sangat penting agar masyarakat kita bisa lebih mandiri dalam menyediakan pakan ternak berkualitas, serta meningkatkan hasil beternak yang lebih menguntungkan,” ujarnya.
Pelatihan ini juga didukung oleh Babinsa, Pendamping Desa, serta Kasi Pemerintahan Kecamatan MHS, yang hadir memberikan motivasi kepada para peternak.
Salah satu sorotan kegiatan ini adalah ajakan kepada masyarakat untuk mulai memelihara sapi unggul atau sapi super, yang lebih cepat besar dan memiliki nilai jual tinggi. Sebagai contoh nyata, Pak Hairani, warga RT 10 Desa Sungai Jawi, berhasil memelihara sapi lokal berkualitas tinggi yang dijadikan hewan kurban seperti sapi-sapi yang dikurbankan oleh Presiden RI. Ini menjadi bukti bahwa dengan manajemen pakan yang baik, peternak desa juga mampu menghasilkan ternak berkualitas nasional.
Penggunaan pakan silase dinilai menjadi solusi cerdas karena mampu memudahkan peternak dalam mengatur waktu dan stok pakan, terutama saat musim paceklik. Selain tahan lama, silase juga menjaga kandungan nutrisi tetap tinggi.
Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kapasitas peternak, Desa Sungai Jawi siap melangkah menuju kemandirian pangan dari sektor peternakan, sekaligus menjadi model inspiratif bagi desa-desa lain di Kabupaten Ketapang.












