Responsive Kalbar.com,Ketapang,-Kapolres Ketapang memeriksa 4 (empat) orang dari unsur pimpinan Perusahaan Swait PT Agrolestari Mandiri anak perusahaan dari PT Sinarmas Group, Senin (01/04/2024).
Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Wawan , di surat undangan wawancara klarifikasi perkara, menjelaskan Pemeriksaan terhadap Empat orang tersebut menindaklanjuti Laporan Nomor LI/503/XI/RES/.1.9./2023/RESKRIM-IV, tanggal 22 November 2023,tahun lalu.
Rujukan pemeriksaan itu juga sesuai dengan Surat Perintah Penyelidikan (SPP) Nomor : Sp.Lidik/578/XI/RES.1.9./2023/RESKRIM-IV, tanggal 23 November 2023 yang diterbitkan pada 19 Februari 2024.
Adapun 4 (empat) orang yang diperiksa tersebut masing-masing JL, APW, BH, dan BIL
Foto istimewah warga saat di Polda Kalbar Petinggi PT Sinarmas Group di panggil dan di periksa.Polres Ketapang Atas Dugaan pemalsuan.
Keempat orang tersebutdiduga telah melakukan tindak pemalsuan surat sebagaimana pasal 263 ayat (1) KUHP atau pasal 263 ayat (2) KUHP yang terjadi di wilayah Desa Simpang Tiga Sembelangaan, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang.
Warga Nanga Tayap yang merupakan Calon Petani Plasma di PT Agrolestari Mandiri, sebagai pihak pelapor, Sahroni, berharap, laporan yang dilakukan masyarakat ke Polres Ketapang ditangani dengan sebaik mungkin, dan kami berharap mendapatkan keadilan hukum yang seadil-adilnya
Masyarakat sangat optimis agar pihak kepolisian bekerja secara professional Sehingga keadilan yang dinilai merugikan masyakat dapat di perjuangkan,agar hak -hak menuntut katas lahan plasma selama 17 tahun ini dapat berdiri tegak,dan adil
“Kami yakin pihak kepolisian bekerja profesional dalam menangani laporan kami di Polres Ketapang atas dugaan pemalsuan surat oleh pihak PT Agrolestari Mandiri,” kata Syahroni ditemui di Polda Kalbar, Senin (01/04/2024) kemarin.( SAM/TJS
Betul, ada laporan yang masuk dan saat ini sedang kami tangani. Rencananya akan dilakukan gelar perkara, sambil menunggu rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi
aktivitas sabung ayam ini sudah menjadi “agenda tetap” yang diketahui khalayak ramai arena kelang/gelangang sabung digelar terbuka, taruhan mengalir, dan para pemain datang dari berbagai daerah termasuk oknum APH di duga membekingi.