Transformasi Berita Era Digital

Pengamat Nilai Prabowo Blunder Pilih Gibran Sebagai Cawapres

Pengamat Politik dan Hukum, Herman Hofu Munawar. (Istimewa)

Responsivekalbar – Pengamat Politik dan Hukum, Herman Hofu Munawar menilai Prabawo Subianto telah melakukan blunder. Karena, memilih Gibran Rakabuming Raka sebagai pendamping Calon Presiden.

Ia mengatakan, bahwa Gibran Rakabuming Raka belum memiliki pengalaman yang cukup luas untuk siap memimpin sebuah negara.

“Gibran sendiri masih memiliki pengalaman yang relatif sedikit dan di Pemerintahan juga baru dua tahun,” kata Herman, Senin (23/10/2023).

Oleh sebab itu, Herman menjelaskan jika dilihat dari pengalaman yang sedikit ini. Maka, membuat masyarakat tidak yakin Calon Wakil Presiden ini dapat bekerja secara optimal.

“Ditambah lagi negara kita ini, negara yang luar biasa dinamika, sosiokultural, politik dan hukum,” sambungnya.

Ia menambahkan, bahwa Gibran hingga saat ini belum terlihat kapabilitasnya untuk menjadi seorang Wakil Presiden.

Artinya, Gibran dianggap masih belum mampu dalam memimpin dan mengendalikan berbagai kabinet nantinya.

“Nantinya dia akan berhadapan dengan banyak kabinet dan menteri-menteri berpengalaman,” ungkapnya.

Hal ini dikhawatirkan dengan usia, pengalaman dan keilmuan yang masih minim akan terjadinya disparitas.

“Saya khawatir akan mengalami stuckman atau macet dan tugas-tugas Wakil Presiden tidak berjalan dengan baik,” jelas Herman.

Disamping itu, Herman juga beranggapan bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas minimum usia Capres dan Cawapres dinilai cacat hukum.

Sebagaimana diketahui, syarat menjadi Capres dan Cawapres sendiri, yaitu usia minimal 40 tahun atau pernah menjadi kepala daerah.

“Sebenarnya itu tidak rasional. Berpengalaman itu paling tidak itu dua periode lah,” sambungnya.

Menurutnya, keputusan MK yang seharusnya menolak konstitusi justru melanggar konstitusi.

“MK itu tugasnya mengatur menjaga dan mengawal konstitusi. Serta, meluruskan produk hukum yang bertentangan,” pungkasnya. (#***G)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *