Responsivekalbar.com Pontianak –Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak ke XXXVIII, Yulius Aho,”Sebagai Orang Dayak dapat menyajikan budaya bebas dari Minuman keras seperti miras dan Minol yang kerap kali mengundang hal yang tidak kita inginkan”,seperti terjadinya perkelahian dan lain”nya,di luarnalar kita semua.
Dalam hal ini Yulius Aho,ketua Panitia Pekan Gawai Dayak ke XXXVIII, ingin Mengangkat kegiatan Pekan Gawai Dayak yang bebas dari minuman keras seperti arak dan tuak sehingga kedepannya Mewariskan generasi muda dan kebudayaan yang bebas dari pengaruh minuman keras,ujarnya pada Senin 27/5/2014.
Dirinya menambahkan bahwa kedepannya tidak lagi miras , atau Minol apapun jenisnya.Begitulah pungkas nya saat di temui di Hotel Golden tulip, di sela – sela kegiatan yang padat .
Yulius Aho,Pekan Gawai Dayak ke XXXVIII, ini menjadi kan kita harus lebih maju dalam berpikir yang positif serta menjaga budaya kita kita masyarakat Kalbar.
Dirinya juga berterima kasih kepada, Kapolda Kalbar ,polrestas yang telah memberikan keamanan kenyamanan dalam pekan Gawai Dayak,sehingga tercipta rasa aman nyaman dan kondusif bagi kita semua, dan tidak lupa juga Yulius Aho juga berterima kasih kepada PJ Guburnur Kalimantan barat .atas dukunganya dalam,Kegiatan Pekan Gawai Dayak ke XXXVIII.,serta masyarakat Kalimantan barat pada umumnya sehingga pekan Gawai Dayak Kalimantan ini sukses dan menjadikan pekan Gawai Dayak paling aman selama ini .
Hasil Penertiban dan Rajia Tim Pengamanan Internal Pekan Gawai Dayak ke-38 Tahun 2024
Kordinator keamanan Panitia Pekan Gawai Dayak ke XXXVIII, pekan gawai dayak Menambahkan Norman SH, setelah rangakaian kegiatan berakhir di harapkan pengunjung meninggalkan area rumah Radakng dan sesuai kesepakatan pada saat audensi dengan pihak Polda Kalbar di mana. Izin yang berikan pada pukul 00.00 kemudian, tidak ada pengunjung yang mengkonsumsi miras,ini merupakan kesepakatan Anatara ketua panitia PGD dan kepolisian Polda Kalbar.
Dalam hal ini berharap kedepannya ,tidak adalagi minuman keras seperti Minol dan miras berada dalam Pekan gawai dayak mendatang ,
Dengan adanya minuman keras di gawai tentu hal ini sangat merugikan ,kita semua ,karna kita ingin Pekan Gawai Dayak aman dari segala hal,
Mengingat Pekan Gawai Dayak sudah menjadi kebanggaan kita semua.khususnya masyarakat Kalbar ,hingga dari Negeri tetangga seperti Malaysia,India ,dan Negara- Negara tetangga yang hadir pada pekan Gawai Dayak ke XXXVIII, tutupnya*(PGD)**