Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Bangunan di Bibir Sungai Meliau Ambruk, Dugaan Pelanggaran Aturan Tata Bangunan Mengemuka

Lokasi bangunan yang disebut berada di sekitar bibir Sungai Meliau juga memunculkan pertanyaan lain: apakah pembangunan tersebut telah memenuhi ketentuan mengenai pemanfaatan ruang

Video TikTok memperlihatkan bangunan yang disebut sebagai bagian dari Cozy In Cafe roboh di kawasan Sungai Meliau. Warga mempertanyakan status dan izin bangunan tersebut.

RESPONSIVE.KALBAR.COM”SANGGAU-Sebuah video yang beredar luas di media sosial TikTok memunculkan perhatian publik terhadap kondisi sebuah bangunan yang berada di kawasan bibir Sungai Meliau, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok TB. Erina 12. Dalam unggahannya, terlihat bagian bangunan yang disebut sebagai tempat nongkrong Cozy In Cafe dalam kondisi ambruk.

Pengunggah video menuliskan keterangan bernada heran setelah lama tidak melintas di kawasan Meliau.

“Lama tak lewat Meliau, tiba-tiba lihat tempat nongkrong cozy hotel in cafe sudah begini. Kenapa ni warga Meliau?”

Video itu kemudian menjadi perhatian warganet dan memunculkan pertanyaan mengenai kondisi serta keberadaan bangunan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, peristiwa ambruknya bangunan tersebut disebut telah terjadi beberapa hari sebelum video beredar.

Namun, hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi mengenai penyebab ambruknya bangunan, status perizinan, maupun konstruksi bangunan tersebut.

Berdiri di kawasan sempadan sungai?

Lokasi bangunan yang disebut berada di sekitar bibir Sungai Meliau juga memunculkan pertanyaan lain: apakah pembangunan tersebut telah memenuhi ketentuan mengenai pemanfaatan ruang dan bangunan di kawasan sungai?

Sejumlah warga menduga terdapat persoalan terkait pembangunan bangunan di sekitar sempadan sungai. Dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dokumen perizinan, status lahan, serta kesesuaian bangunan dengan ketentuan tata ruang dan aturan mengenai sempadan sungai.

Karena itu, persoalan ini tidak semestinya berhenti pada bangunan yang ambruk.

Pertanyaan yang lebih penting adalah: apa dasar perizinan bangunan tersebut, siapa yang memberikan persetujuan, dan apakah lokasi serta konstruksinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku?

Lima pertanyaan yang patut dijawab

  1. Apakah bangunan yang disebut sebagai Cozy In Cafe tersebut memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan dokumen perizinan lain yang dipersyaratkan?
  2. Bagaimana status lahan tempat bangunan itu berdiri dan apakah lokasinya masuk kawasan sempadan Sungai Meliau?
  3. Apakah pembangunan tersebut telah mendapatkan persetujuan atau rekomendasi dari instansi teknis yang berwenang?
  4. Apakah pemerintah daerah pernah melakukan pemeriksaan terhadap bangunan tersebut sebelum terjadi ambruk?
  5. Jika ditemukan ketidaksesuaian dengan aturan tata ruang,sempadan sungai,atau ketentuan bangunan, langkah apa yang akan dilakukan pemerintah daerah?

Publik kini menunggu penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sanggau, khususnya instansi yang membidangi tata ruang, perizinan bangunan, serta pengelolaan sumber daya air.

Pengelola atau pemilik usaha juga perlu diberikan ruang untuk menjelaskan status bangunan, dokumen perizinan, kronologi ambruk, serta langkah penanganan yang telah dilakukan.

Sebab, sebelum ada pemeriksaan resmi, dugaan pelanggaran terhadap aturan sempadan sungai maupun ketentuan bangunan belum dapat dinyatakan sebagai fakta.

Yang sudah menjadi perhatian publik adalah satu hal: sebuah bangunan di kawasan Sungai Meliau dilaporkan ambruk, dan keberadaan serta status bangunan tersebut kini dipertanyakan warga*(tim)**

Sumber : vidio tiktok tb,erina 12

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *