Responsivekalbar.com
Kayong Utara
Sebanyak 34 orang warga kabupaten Kayong Utara di palsukan tanda tangan hibah kebun sawit di Desa batu barat kec.Simpang hilir.
Kebun Plasma PT.Jalin vaneo yang menggunakan koprasi Petani sawit adil sejahtera ( PSAS) ada di desa batu barat kecamatan Simpang hilir kabupaten Kayong Utara ,
Menuai Protes sejumlah warga terkait surat hibah dan bukti pembayaran , serta tanda tangan kuat dugaan ada pemalsuan tanda tangan oleh pihak pembeli melalui kuasa hukum nya ,menurut keterangan,jenen, rosiah, hasim dan Kasim.(13/Maret/2025
Dalam hal ini mereka mengatakan bahwa laporan pemalsuan tanda tangan sudah masuk kepihak polres Kayong Utara namun sampai saat ini tindak lanjut mengenai permasalahan Pemalsuan tanda tangan dan bukti bayar Kwetansipun tidak pernah di tunjuk kepihak Pemilik oleh pihak kedua
Sementara di tambah seorang warga , Hartono warga desa batu barat yang merupakan anggota koprasi PSAS di PT.Jalin vaneo ini , bahwa saat iya mau menebus kebun plasmanya di minta uang sebesar Rp. 200,000 juta ” sedangkan harga kebun perhektar. Hanya Rp.hanya 25 juta saja perkapling.
Dalam hal iya menyampaikan. Bahwa kebun Plasma milik koprasi terbit dalam satu hamparan saja dan kamipun tidak mengetahui jelas letak dan tempat kebun plasma milik koprasi PSAS di desa batu barat kecamatan Simpang hilir kab Kayong Utara,ketusnya
Kami meminta agar status 34 anggota koprasi PSAS yang masih sengketa atau belum jelas”, status uang hasil gajih plasma di bekukan 0leh pihak koprasi PSAS Sampai menemukan kejelasan permasalah ini tuntas
Di lain sisi Juanda selaku anggota koprasi PSAS, merasa di rugikan dengan ada bukti di suruh tanda tangan tapi dengan kwetansi kosong dan menerima uang sebesar Rp.12 500,
tidak terdapat nominal duit hasil Penjual dalam penanda tangan kwetansi.
Sampai detik ini,saat saya menyakan kwetansi pembelian kebun plasma saya tidak pernah diperlihatkan sama sekali ,tutupnya.(timred)
Sumberwarga:hermanto,jenen,rosiah, hasim dan Kasim.(13/Maret/2025






